Makna Cinta

Gambar

Al Imam Al Hafizh Abu Bakar Ahmad bin Al Husain bin Ali Al Baihaqi -rahimahullah- berkata :

Al Imam Al Halimi berkata, cinta kepada Allah mengandung banyak makna :
1. Yakin bahwa Allah yang Maha Perkasa namaNya adalah Maha Terpuji di semua sisi, tidak ada satu pun dari sifatNya kecuali itu adalah pujian bagiNya.
2. Meyakini bahwa Allah Ta’ala selalu berbuat baik kepada para hambaNya dengan memberikan nikmat dan keutamaan pada mereka.
3. Meyakini bahwa kebaikan yang bersumber dari Allah Ta’ala adalah lebih besar dan lebih agung daripada perkataan seorang hamba beserta amalnya. Kalau perkataan dan perbuatan itu banyak dan baik, maka Allah Ta’ala akan mencintainya.
4. Seorang hamba tidak boleh merasa pemberian Allah Ta’ala itu sedikit dan merasa beban kewajibannya terlalu banyak.
5. Hendaknya pada kebanyakan kesempatan, seorang hamba rindu dan hatinya bergetar takut kalau sampai ia berpaling dari Allah Ta’ala.
6. Cita-citanya adalah bergantung pada Allah Ta’ala dimana tidak ada kondisi yang menyebabkan dirinya merasa tidak perlu Allah.
7. Bentuk-bentuk cinta ini membawanya untuk selalu berdzikir kepada Allah Ta’ala dengan segala bentuk dzikir yang ia mampu.
8. Berusaha keras melaksanakan segala kewajiban dan mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala melalui amalan-amalan sunnah dan amalan kebaikan semaksimal mungkin.
9. Bila mendengar ada orang lain yang memuji Allah dan terlihat kedekatannya kepada Allah serta ia berjihad di jalanNya baik secara rahasia atau terang-terangan maka dia akan berteman dan membela orang itu.
10. Bila mendengar seseorang menyebut nama Allah Ta’ala maka dia akan menolongnya, dan bila ada yang sesat dari jalan Allah baik sembunyi-sembunyi atau terang-terangan, maka dia segera memisahkan diri darinya dan memusuhinya.

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ
أَنَّ أَعْرَابِيًّا قَالَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَتَى السَّاعَةُ قَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَعْدَدْتَ لَهَا قَالَ حُبَّ اللَّهِ وَرَسُولِهِ قَالَ أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ
Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Maslamah bin Qa’nab; Telah menceritakan kepada kami Malik dari Ishaq bin ‘Abdullah bin Abu Thalhah dari Anas bin Malik bahwa seorang arab badui datang kepada Nabi Shallallahu’alaihi wasallam sambil berkata; kapankah kiamat? (Beliau Shallallahu’alaihi wasallam) menjawab, “Apa yang telah kau siapkan?” Dia menjawab; “Cinta Allah Azza wa Jalla dan Rasul-Nya.” Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Kau akan bersama dengan yang kau cintai.” [HR Muslim, bab : Seseorang Akan Bersama dengan yang Dicintainya]

Dinukil dari : Mukhtashar Syu’abul Iman (Ringkasan Cabang-cabang Iman), Imam Al Baihaqi.
Karya : Al Imam Abu Al Ma’ali Umar bin Abdurrahman Al Qazwini (Imam Al Qazwini Asy Syafi’i)
Edisi Indonesia terbitan Pustaka Azzam hal. 61

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s