Riwayat Nabi Khidhir(3) : Nabi Khidhir Berjumpa Nabi Ilyaas Setiap Tahun

land and seaRiwayat ini disebutkan oleh Al-Imam Abu Ishaaq Ibraahiim bin Muhammad Al-Muzakkiy An-Naisaabuuriy rahimahullah dalam kitab Fawaa’id-nya, kemudian kitab tersebut di-takhriij oleh Al-Imam Abul Hasan ‘Aliy bin ‘Umar Ad-Daaraquthniy rahimahullah dengan nama “Al-Muzakkiyaat, Al-Fawaa’id Al-Muntakhabah“, berikut riwayat lengkapnya :

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ خُزَيْمَةَ، قَالَ: نَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ زَيْدٍ، أَمْلاهُ عَلَيْنَا بِعَبَّادَانَ، قَالَ: ثَنَا عَمْرُو بْنُ عَاصِمٍ، ثَنَا الْحَسَنُ بْنُ رَزِيْن، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَطَاءٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: وَلا أَعْلَمُهُ إِلا مَرْفُوعًا إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ” يَلْتَقِي الْخَضِرُ وَإِلْيَاسُ كُلَّ عَامٍ فِي الْمَوْسِمِ، فَيَحْلِقُ كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا رَأْسَ صَاحِبِهِ، وَيَتَفَرَّقَانِ عَنْ هَؤُلاءِ الْكَلِمَاتِ: بِسْمِ اللَّهِ مَا شَاءَ اللَّهُ لا يَسُوقُ الْخَيْرَ إِلا اللَّهُ، مَا شَاءَ اللَّهُ، لا يَصْرِفُ السُّوءَ إِلا اللَّهُ، مَا شَاءَ اللَّهُ، مَا كَانَ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ، مَا شَاءَ اللَّهُ، لا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلا بِاللَّهِ “. قَالَ: قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: مَنْ قَالَهُنَّ حِينَ يُصْبِحُ وَحِينَ يُمْسِي ثَلاثَ مَرَّاتٍ أَمَّنَهُ اللَّهُ مِنَ الْغَرَقِ وَالْحَرْقِ وَالسَّرِقِ، وَأَحْسِبُهُ قَالَ: مِنَ الشَّيْطَانِ وَالسُّلْطَانِ وَالْحَيَّةِ وَالْعَقْرَبِ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ishaaq bin Khuzaimah, ia berkata, telah mengkhabarkan kepada kami Muhammad bin Ahmad bin Zaid -ia mendiktekannya kepada kami di ‘Abbadan-, ia berkata, telah menceritakan kepada kami ‘Amr bin ‘Aashim, telah menceritakan kepada kami Al-Hasan bin Raziin, dari Ibnu Juraij, dari ‘Athaa’, dari Ibnu ‘Abbaas radhiyallaahu ‘anhuma, ia berkata, -perawi berkata : Aku tidak mengetahui hadits ini melainkan ia marfuu’ hingga Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda :

“Berjumpalah Al-Khidhir dan Ilyaas setiap tahunnya pada satu musim, kemudian keduanya saling mencukur kepala sahabatnya masing-masing dan keduanya berpisah dengan mengucapkan kalimat-kalimat : Bismillaahi maa syaa’ Allah, laa yasuuqul khaira illallaah, maa syaa’ Allah, laa yashrifus suu’a illallaah, maa syaa’ Allah, maa kaana min ni’matin faminallaah, maa syaa’ Allah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah (Dengan nama Allah atas kehendak Allah, tidak ada yang mampu memberikan kebaikan kecuali Allah, atas kehendak Allah, tidak ada yang mampu mengubah keburukan kecuali Allah, atas kehendak Allah, segala yang termasuk nikmat maka ia berasal dari Allah, atas kehendak Allah, tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah).”

Perawi berkata, “Ibnu ‘Abbaas berkata, “Barangsiapa yang membaca kalimat-kalimat tersebut pada saat memasuki pagi dan sore hari sebanyak tiga kali, maka Allah akan mengamankannya dari tenggelam, kebakaran dan pencurian.”

Perawi melanjutkan, “Dan aku mengira Ibnu ‘Abbaas juga berkata, “Dari syetan, penguasa, ular dan kalajengking.”
[Al-Muzakkiyaat no. 23]

Pembahasan Derajat Hadits

Al-Imam Ad-Daaraquthniy berkata :

حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ حَدِيثِ ابْنِ جُرَيْجٍ لَمْ يُحَدِّثْ بِهِ غَيْرُ هَذَا الشَّيْخُ عَنْهُ

“Hadits ghariib dari hadits Ibnu Juraij, tidak ada yang meriwayatkan hadits ini selain syaikh ini darinya.”

Hadits ini disebutkan juga oleh Al-Imam Ibnu ‘Adiy Al-Jurjaaniy dalam Al-Kaamil fiy Adh-Dhu’afaa’ 3/175, seraya mengatakan :

وَلا أَعْلَمُ يَرْوِي هَذَا عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ بِهَذَا الإِسْنَادِ غَيْرُ الْحَسَنِ بْنِ رَزِينٍ هَذَا وَلَيْسَ بِالْمَعْرُوفِ، وَهُوَ مِنْ رِوَايَةِ عَمْرِو بْنِ عَاصِمٍ عَنْهُ، وَهَذَا الْحَدِيثُ بِهَذَا الإِسْنَادِ مُنْكَرٌ

“Dan aku tidak mengetahui ada yang meriwayatkan hadits ini dari Ibnu Juraij dengan sanad ini selain Al-Hasan bin Raziin, dan ia tidak dikenal. Riwayat ini berasal dari ‘Amr bin ‘Aashim darinya. Hadits dengan sanad ini adalah hadits munkar.”

Al-Haafizh Adz-Dzahabiy menambahkan dalam Al-Miizaan 2/238 :

الحديث، لا يروى عن إبن جريج إلا بهذا السند، وهو منكر

Hadits tersebut tidak teriwayatkan dari Ibnu Juraij kecuali dengan sanad ini, dan ia hadits munkar.”

Jadi, dari tafshil kedua huffaazh diatas, jelaslah siapa yang dimaksud “syaikh ini” oleh Imam Ad-Daaraquthniy, yaitu Al-Hasan bin Raziin. Hadits munkar, maksudnya hadits ini hanya melalui jalur Al-Hasan bin Raziin dan ia tafarrud dalam periwayatannya dari Ibnu Juraij sementara Al-Hasan sendiri bukanlah perawi yang mu’tamad.

Al-Hasan bin Raziin, penduduk Bashrah, majhuul. Ibnu ‘Adiy berkata “ia meriwayatkan dengan hadits-hadits yang tidak mahfuuzh dari Ibnu Juraij, ia tidak dikenal”, Abu Ja’far Al-‘Uqailiy berkata “majhuul dalam riwayatnya, haditsnya tidak mahfuuzh”, Adz-Dzahabiy berkata “tidak ada nilainya, fiihi jahaalah”. [Al-Kaamil 3/175; Adh-Dhu’afaa’ 1/243; Miizaanul I’tidaal 2/238]

Al-Haafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqalaaniy dalam Az-Zahr An-Nadhir fiy Haal Al-Khidhir hal. 139 berkata :

حديثه غير محفوظ، وقال أبو الحسين بن المنادي: هو حديث واه بالحسن المذكور. انتهى

“Haditsnya tidak mahfuuzh. Abul Husain bin Al-Munaadiy berkata : Hadits waahin (setingkat dengan dha’if jiddan) dengan sebab Al-Hasan yang telah disebutkan.” Selesai.

Al-Haafizh rahimahullah mengisyaratkan adanya jalur lain bagi sanad ini, Al-Haafizh berkata dalam Al-Ishaabah 2/260 :

أخرجه ابن الجوزي من طريق أحمد بن عمار: حدثنا محمد بن مهدي، حدثنا مهدي بن هلال، حدثني ابن جريج، فذكره بلفظ: يجتمع البري والبحري إلياس والخضر كلّ عام بمكة. قال ابن عبّاس: بلغنا أنه يحلق أحدهما رأس صاحبه، ويقول أحدهما للآخر: قل بسم اللَّه.. إلخ. وزاد: قال ابن عبّاس: قال رسول صلّى اللَّه عليه وسلّم: ما من عبد قالها في كلّ يوم إلّا أمن من الحرق والغرق والسّرق، وكلّ شيء يكرهه حتّى يمسي، وكذلك قال: حين يصبح

“Dikeluarkan oleh Ibnul Jauziy dari jalur Ahmad bin ‘Ammaar, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Mahdiy, telah menceritakan kepada kami Mahdiy bin Hilaal, telah menceritakan kepadaku Ibnu Juraij, kemudian menyebutkan haditsnya dengan lafazh : “Bertemulah daratan dan lautan, yaitu Ilyaas dan Al-Khidhir, pada setiap tahun di Makkah.” Ibnu ‘Abbaas berkata, “Telah sampai kepada kami bahwasanya mereka berdua saling mencukur kepala sahabatnya masing-masing, lalu salah seorang mengatakan kepada yang lainnya, “Ucapkan : Bismillaah…(hingga akhir).”

Ditambahkan : Ibnu ‘Abbaas berkata, Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah seorang hamba mengucapkan kalimat tersebut setiap hari melainkan ia aman dari kebakaran, tenggelam serta pencurian. Dan segala sesuatu yang buruk tidak akan menghampirinya hingga memasuki sore.” Demikian pula Nabi bersabda, “Disaat memasuki pagi.”

Kemudian dalam halaman selanjutnya (hal. 261) Al-Haafizh mengutip perkataan Ibnul Jauziy dan Ibnu Hibbaan :

قال ابن الجوزيّ: أحمد بن عمار متروك عند الدارقطنيّ، ومهدي بن هلال مثله، وقال ابن حبّان: مهدي بن هلال يروي الموضوعات

Ibnul Jauziy berkata, “Ahmad bin ‘Ammaar matruuk menurut Ad-Daaraquthniy, dan Mahdiy bin Hilaal semisal dengannya.” Dan Ibnu Hibbaan berkata, “Mahdiy bin Hilaal meriwayatkan hadits-hadits palsu.”

Maka, status jalur lain ini pun sama seperti jalur pertama, yaitu sangat lemah dan tidak bisa saling menguatkan. Oleh karena itu hadits ini tetap pada kelemahannya, tidak boleh dijadikan hujjah untuk menguatkan pendapat bahwa Nabi Khidhir masih hidup karena hal-hal ghaib haruslah dibangun diatas hujjah dengan sanad yang kuat, shahih lagi muttashil hingga Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam.

Ibnu ‘Adiy serta Adz-Dzahabiy (seperti telah kami sebutkan) mengklasifikan hadits ini sebagai hadits munkar, begitu pula As-Sakhaawiy (Al-Maqaashid Al-Hasanah no. 27), Muhammad bin Thaahir Al-Maqdisiy (Dzakhiiratul Huffaazh 5/2801), As-Suyuuthiy (Al-La’aali’ Al-Mashnuu’ah 1/167) dan Ibnu ‘Iraaq Al-Kinaaniy (Tanziih Asy-Syarii’ah 1/234). Sementara Abul Faraj Ibnul Jauziy mengatakannya hadits baathil (Al-Maudhuu’aat 1/311) dan Asy-Syaikh Al-Albaaniy mengatakannya hadits palsu (As-Silsilah Adh-Dha’iifah no. 6251). Rahimahumullahu ajma’iin.

Semoga bermanfaat.
Wallaahu a’lam.

Bersambung…

Diselesaikan di Ciputat, dini hari, 11 Shafar 1436 H

Tommi Marsetio Al-Faqiir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s